Montessori

Islamic Montessori, Pendidikan Anak Usia Dini dengan Pendekatan Islam dan Montessori

Tentu Anda sudah tidak asing dengan metode pembelajaran montessori. Sebuah metode yang membebaskan anak untuk memilih aktivitas sesuai dengan minat dan bakatnya.

Metode motenssori ini pertama kali dikenalkan oleh seorang dokter bernama Maria Motessori. Beliau mengembangkan sebuah metode untuk mendidik anak agar potensinya sebagai seorang individu dapat berkembang dengan maksimal.

Islamic Montessori

Dengan berkembangnya montessori ke seluruh dunia hingga sampai ke Indonesia, mulailah berkembang lagi turunan dari metode ini. Salah satunya  adalah Islamic montessori yang digagas oleh Zahra Zahira.

Islamic montessori sendiri merupakan cara mendidik anak ala montessori digabungkan dengan pendekatan yang islami. Tujuannya dari metode pendidikan ini adalah untuk membentuk kemandirian anak serta mendetatkan mereka kepada Allah.

Untuk prakteknya, sebaiknya dimulai pada anak-anak usia di bawah 6 tahun. Caranya adalah dengan memberikan si kecil benda-benda nyata serta berinteraksi ke sesama makhluk ciptaan Allah.

Manfaat dari Islamic Montessori

kemandirian anak
alifamontessori.com

Mempraktekkan Islamic montessori tentu saja akan memberikan dampak yang baik kepada anak. Berikut ini beberapa manfaat yang diperoleh dari metode pendidikan ini:

  1. Anak Menjadi Mandiri dan Bertanggungjawab

Dengan kebebasan memilih aktivitas yang akan dilakukan, anak-anak menjadi lebih bertanggungjawab atas keputusan dan pilihan mereka sendiri. Hal ini tentu sangat penting untuk membentuk karakter yang kuat.

  1. Anak Memiliki Karakter Islami yang Kuat

Dengan penanaman nilai-nilai Islam dalam pembelajaran montessori, maka anak menjadi terbiasa dengan karakter yang Islami. Mereka tentu akan tumbuh menjadi sosok yang dapat mempraktekkan ajaran Islam dengan lebih baik.

  1. Anak Menjadi Lebih Cinta kepada Al-Qur’an dan Sunnah

Selain penanaman aqidah dan juga akhlak, anak-anak juga pasti dikenalkan tentang Al-Qur’an dan sunnah nabi. Dengan secara terus-menerus diajarkan dan tanpa ada pemaksaan, maka kecintaan anak terhadap Al-Qur’an dan sunnah akan terbentuk. Hal ini tentu sangat bagus untuk memperkuat ikatan antar si kecil dengan Allah.

  1. Terbentuk Lingkungan yang Positif

Dengan mengajarkan nilai-nilai Islam ditambah metode montessori, maka akan tercipta lingkungan yang positif dan saling mendukung di antara anak-anak. Mereka akan belajar untuk saling membantu, bekerja sama, dan berempati.

Contoh Pembelajaran dalam Islamic Montessori

contoh pembelajaran montessori
alifamontessori.com

Untuk prakteknya, contoh paling mudah seperti makan sendiri.

Saat anak akan makan, maka berikan contoh dengan membaca doa sebelum makan. Ajari juga anak bagaimana adab saat sedang makan. Beritahu si kecil untuk selalu menghabiskan makanan sampai tak bersisa. Dan tentu saja, setelah makan tidak lupa membaca doa.

Untuk pengenalan, Anda bisa membantu anak melakukan kegiatan makan ini dari awal sampai akhir. Jika sudah mulai terbiasa, serahkan perkara makan ini kepada mereka karena itulah tujuan awal metode montessori, membangun kemandirian anak.

Ayah bunda juga bisa mengenalkan bagaimana kebesaran Allah. Kenalkan kepada anak dengan membacakan kisah-kisah nabi agar terbangun kecintaan kepada para nabi. Untuk metode mendengarkan cerita, sebaiknya dilakukan pada anak di bawah tiga tahun.

Penutup

Islami montessori, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya merupakan metode pendidikan yang menyatukan antara prinsip-prinsip Islam dengan montessori. Sehingga, harapannya adalah anak yang mampu berkembang secara mandiri dan kreatif, tetapi tetap berkarakter Islami.

Jadi, nantinya, anak kita tidak hanya akan cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti luhur, serta kesadaran spiritual yang tinggi.

Jika masih ada yang kurang jelas atau perlu ditanyakan, langsung saja tulis di kolom komentar.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Related Post

Leave a Comment