Cara Memilih Sekolah Montessori

Memutuskan untuk menggunakan metode montessori dalam membesarkan seorang anak pastilah penuh pertimbangan. Bukan hanya masalah biaya, tetapi juga tentang kecocokan anak dengan metode pembelajaran ini.

Biasanya, orang tua akan mencoba mengajari anaknya terlebih dahulu di rumah. Tentu sembari mengenalkan tentang metode ini. Tetapi, ada juga yang memilih untuk memasukkan anak mereka ke sekolah montessori.

Tapi, ada orang tua yang bingung harus memasukkan ke sekolah mana.

Cara Memilih Sekolah Montessori

Jika Anda kebingungan ingin memasukkan anak ke sekolah montessori yang nama, tips berikut ini mungkin bisa dicoba.

1. Lihat Sertifikasi Sekolah Montessori

Sertifikasi merupakan tanda bahwa sekolah yang ingin Anda masuki sudah memenuhi standar dalam menerapkan metode montessori.

Cek dengan detail dan rinci bahwa sekolah yang Anda pilih memiliki sertifikat dari organisasi terpercaya. Lihat juga sertifikat yang ada, apakah itu asli dan sah atau tidak.

Dengan sertifikasi, maka sekolah menjamin guru-gurunya sudah mendapatkan pelatihan yang memadai dan fasilitas di sekolah sudah memenuhi standar montessori.

Selain itu, cek juga, apakah sekolah yang ingin anak Anda masuki sering mengikuti pelatihan dan pengembangan secara profesional atau tidak. Hal ini bertujuan untuk meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan para guru.

2. Cek Kurikulum Sekolah

Cek juga kurikulum yang diterapkan di sekolah tersebut, apakah sudah benar-benar menerapkan prinsip-prinsip montessori atau belum.

Ingat, metode montessori itu menekankan pada pembelajaran individual. Anak-anak diberikan kebebasan untuk belajar dan mengeksplorasi sesuai dengan kecepatan belajar mereka.

Cari tahu juga, apakah sekolah juga menyediakan materi dan lingkungan belajar yang sesuai dengan prinsip metode montessori atau tidak. Jika tidak yakin, bertanyalah kepada pihak sekolah tentang aktivitas yang dilakukan di sekolah.

Kalau masih belum yakin dengan jawaban pihak sekolah, Anda bisa menanyakan kepada orang tua atau wali murid yang anaknya sudah sekolah di situ.

3. Lihat Contoh Jadwal Pelajaran Harian

Mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan anak di sekolah juga merupakan hal yang penting. Mintalah contoh jadwal kegiatan harian dari sekolah, lalu pelajari bagaimana waktu antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya diatur. Apakah tersusun dengan rapi dan terstruktur atau tidak.

Anda harus memastikan apakah jadwal yang ada dapat memberikan keseimbangan antara kebebasan anak untuk belajar mandiri dan waktu berkegiatan kelompok.

Jadwal yang baik juga harus memperhatikan waktu bermain dan istirahat. Hal ini penting untuk perkembangan emosional dan sosial si kecil.

4. Lihat Guru di Sekolah

Anda harus melihat bagaimana guru mengajar atau membersamai anak kita saat di sekolah. Hal ini penting untuk menentukan apakah nantinya anak kita bisa memperoleh pembelajaran dengan baik atau tidak.

5. Fasilitas Sekolah

Metode montessori mengedepankan proses belajar yang penuh aktivitas dan membebaskan anak melakukan pembelajaran sesuai dengan kemauan mereka.

Ruangan kelas montessori harus memadai agar anak dapat bergerak dengan leluasa. Jika ruangan sempit, tentu stimulasi dan perkembangan anak jadi tidak maksimal.

6. Tanya Almamater

Salah satu review jujur adalah orang yang pernah bersekolah di sekolah tersebut. Maka dari itu, Anda dapat menanyakan pengalaman para almamater setelah bersekolah di sekolah tersebut.

Jika tidak bisa menemukan siapa saja orang yang sudah pernah bersekolah di situ, Anda dapat mencari ulasannya secara online. Misalnya dengan mencari di media sosial, atau bisa juga melihat review dari Google Maps.

Setelah melihat review dari orang lain, Anda dapat mempertimbangkan apakah sekolah itu memang bagus atau tidak.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Related Post

Leave a Comment