Anda tentu sudah tahu bahwa menerapkan atau menggunakan metode montessori di rumah pasti membutuhkan alat peraga. Nah, alat peraga yang dimaksud di sini bentuknya semacam mainan untuk anak-anak.
Apa itu Mainan Montessori?
Sebelum mengenal berbagai macam mainan untuk menunjang pembelajaran metode montessori, terlebih dahulu kita cari tahu pengertiannya.
Mainan montessori adalah salah satu media atau alat edukasi yang digunakan untuk membantu mengaash otak anak dan menggali potensi mereka.
Jadi, mainan montessori ini bisa dibilang alternatif yang bisa digunakan untuk mengimplementasikan metode montessori, yaitu cara pembelajaran khusus untuk anak-anak, menggunakan media kreatif.
Hal ini sejalan dengan tujuan dari metode montessori, membentuk anak yang kreatif, mandiri, dan kolaboratif melalui pembelajaran langsung, salah satunya adalah dengan permainan.
Contoh Mainan Montessori
Berikut ini adalah beberapa contoh mainan yang dapat digunakan untuk menerapkan metode pembelajaran montessori.
1. Puzzle
Puzzle adalah salah satu mainan yang sangat mudah kita temui utuk saat ini. Bahkan, jenisnya ada banyak sekali, mulai dari ukuran, warna, dan dikhususkan untuk anak usia berapa.
Permainan ini cukup menantang dan dapat mengasah kreativitas anak dalam memecahkan suatu masalah. Untuk permulaan, Anda dapat membantu si kecil menyusun puzzle menjadi gambar yang utuh.
Agar anak mengenal puzzle, pertama-tama, berilah permainan yang mudah dengan bentuk-bentuk sederhana. Jadi, si kecil akan dapat belajar dan bisa menyelesaikan puzzle dengan sedikit bantuan saja.
2. Meronce
Mungkin ada yang sudah familiar dengan kata meronce, tapi pasti ada yang bingung juga, apa itu “meronce”.
Meronce adalah permainan merangkai manik-manik menjadi berbagai macam bentuk dengan warna yang beraneka ragam. Walaupun terlihat sulit, tapi anak-anak yang melakukan meronce akan mendapatkan beberapa manfaat.
Permainan ini dapat membantu meningkatkan kreativitas anak, melatih koordinasi tangan dan mata, mengasah keterampilan motorik, dan juga mengajarkan kesabaran.
Jika Anda ingin mencoba mengajari anak meronce, sebaiknya pilih manik-manik yang ukurannya besar agar si kecil dapat dengan mudah memasukkan benang.
3. Pikler Triangle
Mainan seperti apa itu pikler triangle?
Pickle triangle adalah sebuah mainan berbentuk tangga. Gunanya untuk mendorong kecerdasan kinestetik pada anak.
Permainan ini dapat akan membuat anak merasa bebas menaiki tangga. Selain itu, si kecil juga akan dilatih keseimbangaannya saat melewati tangga.
Bukan hanya itu saja, kekuatan, fleksibilitas, dan juga kelenturan anak akan terlatih dengan baik ketika memainkan permainan ini.
4. Sortir Warna
Tujuan dari permainan ini adalah untuk mengenalkan warna pada si kecil. Seperti warna merah, kuning, hijau, biru, dan warna lainnya.
Selain itu, anak juga akan dilatih koordinasi tangan dan mata ketika bermain sortir warna ini.
Cara mainnya mudah, dan Anda dapat membuat permainan ini sendiri di rumah. Cukup siapkan saja kertas dengan berbagai macam warna. Lalu, Anda sebutkan nama salah satu warna, dan minta si kecil untuk mengambil warna yang disebutkan.
Dengan begitu, pengetahuan warna dan kosakata anak juga akan bertambah.
5. Busy Board
Kalau mau anak sibuk dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus melatih motoriknya, Anda bisa menggunakan busy board.
Dalam satu papan, ada berbagai macam permainan yang bisa dimainkan, seperti membuka perekat, mengikat tali sepatu, menyalakan saklar, menarik tuas, sampai memasukkan kancing baju.
Dengan berbagai permainan ini, kemampuan motorik dan daya pikir anak akan lebih terasah. Sehingga, anak terdorong untuk berpikir logis dan mandiri dalam menyelesaikan berbagai masalah.








